Ritual Yang Sering Dilakukan Suku Bugis Dalam Menghilangkan Wasir

By | 7th November 2018

Pembeengkakan atau peradangan yang terjadi pada bagian dubur ini merupakan salah satu jenis gangguan kesehatan yang disebut dengan wasir atau ambeien. Biasnya saat masalah kesehatan ini datang, dokter akan menyarankan untuk banyak mengkonsumsi air putih setiap harinya. Penyakit ini juga bisa diatasi hanya dengan mengkonsumsi sayuran dan buah buahan yang mengandung serat yang sangat tinggi dimana hal ini dilakukan untuk memperlancar buang air besar. Namun, di Makasar, ada ritual yang sering dilakukan suku Bugis dalam menghilangkan wasir dimana pengobatan yang satu ini disebut lumayan ekstrim dimana alat yang digunakan ini adalah wadah batu yang sudah di panaskan dalam api yang sudah berubah menjadi agak kemerahan.

Jika batu bata ini sudah panas serta berwarna kemerahan yang juga memiliki rasa yang sangat panas, bungkus dengan menggunakan kain basah, kemudian duduklah di atas kain tersebut. Hal ini biasanya dilakukan pada mereka yang memiliki masalah wasir yang sangat parah. Tidak hanya duduk biasa diatas batu bata ini, namun penderita juga akan di tuntun oleh dukun nya. Mungkin kita berfikir bahwa batu bata tersebut memang terlihat sangat panas. Namun setelah di tuntun doa oleh dukunnya, batu bata ini bahkan tidak panas. Mamang banyak juga yang sudah membuktikan tentang kesmebuhan wasir setelah melakukan pengobatan tersebut. Ini menjadi salah satu solusi penanganan untuk mengatasi masalah wasir bagi merekea.

Pengobatan ini merupakan pengobatan yang memang diturunkan oleh para leluhur sudah sejak lama. Namun memang saat in tidak begitu banyak orang yang mempercayai akan ritual ini, karena saat ini sudah banyak dokter dokter mesi ke daerah pedesaan ini. Memang saat ini cara medis lebih banyak dipercaai dibandingken dengan ritual turun menenurun yang bisa di sebut dengan ekstrim ini, namun memang telah banyak membantu masyarakat disana. Ini menjadi salah satu hal yang bisa di lakukan dalam mengatasi masalah wasir.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *